
Buah Pir merupakan salah buah yang digemari masyarakat karena rasanya yang segar dan bernutrisi. Buah pir ternyata memiliki serat yang lebih kaya dari apel ! Jika 1 buah apel mengandung 3 gram serat, pir mengandung 6 gram. Ini berarti 1 buah pir mengandung 20 persen asupan serat yang disarankan untuk dikonsumsi dalam sehari. Buah pir mengandung kadar indeks glikemik yang rendah dan hanya mengandung kalori sekitar 100 per buahnya sehingga baik bagi mereka yang memiliki penyakit diabetes dan hypoglycemics.
MANFAAT BUAH PIR
Kaya akan Serat
Buah pir tergolong tanaman yang memiliki nilai gisi yang cukup baik, diantaranya adalah kalium, serat pangan (dietary fiber), vitamin C, vitamin K dan tembaga. Selain untuk menurunkan kadar kolesterol, kandungan serat pangannya sangat berguna untuk sistem pencernaan. Konsumsi serat dalam jumlah yang cukup sangat baik untuk mengatasi sembelit dan aman untuk lambung yang sensitif atau radang usus. kandungan serat dan tembaga pada buah pir juga dapat mencegah terjadinya kanker kolon. Kandungan serat yang tinggi menjadikan buah pir sangat baik bagi penderita diabetes.
Vitamin C dan K
Buah pir merupakan sumber vitamin C yang baik. Konsumsi stu buah pir setiap hari memenuhi 17 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C setiap hari. Vitamin C dikenal sebagai senyawa utama tubuh yang dibutuhkan dalam berbagai proses penting, mulai dari pembuatan kolagen, pengangkut lemak, pengangkut elektron dari berbagai reaksi enzemik, pemacu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol, serta pemacu imunitas. Selain itu, vitamin C sangat diperlukan tubh untuk penyembuhan luka dan meningkatan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal.
Kandungan vitamin K pada buah pir juga cukup baik. Konsumsi satu buah pir memenuhi 15 persen kebutuhan tubuh akan vitamin K setiap hari. Vitamin K sangat berguna untuk membantu proses pembekuan darah. Vitamin K mempunyai potensi dalam mencegah penyakit serius, seperti penyakit jantung dan stoke, karena efeknya yang dapat mengurangi pengerasan pembuluh darah oleh faktor timbunan plak kalsium.
Anti Kanker
Buah pir mengandung asam klorogenat (chlorogenic acid) yang merupakan salah satu bagian dari asam hidroksi sinamat (hydroxy cinnamic acid). Asam hidroksi sinamat berperan sebagai antioksidan yang dapat membendung pembentukan sel kanker. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa asam tersebut juga mampu mencegah pertumbuhan bakteri Shigella sonnei, yang menjadi penyebab penyakit pada saluran pencernaan.
Asam hidroksi sinamat juga dapat mencegah terjadinya kanker kolon. Kemampuan tersebut dimiliki karena asam itu dapat mengikat nitrat di dalam perut, sehingga menghambat terbentuknya nitrosamin. Nitrosamin merupakan senyawa karsinogenik (penyebab kanker) yang sangat potensial di dalam tubuh.
TIPS seputar memilih, menyimpan dan mengkonsumsi buah Pir
Jika Anda ingin mengonsumsi buah pir maka sebaiknya anda tidak mengupas kulitnya karena manfaat terbesar buah pir terdapat pada kulitnya yang kaya akan serat, termasuk quercetin, yakni zat antioksidan dan flavonoid yang memiliki efek antiradang.
Saat akan memilih buah pir, pilihlah yang tidak memar (biru karena terantuk), terpotong, sudah berwarna kecoklatan, atau pun yang terlihat masih muda. Pir yang sudah cukup matang akan terasa lembut ketika ditekan dengan jari. Jika Anda membeli buah pir dan baru akan mengonsumsinya beberapa hari setelah dibeli, pilihlah yang masih keras. Begitu pun jika Anda akan menggunakannya untuk dibuat bahan kue panggang. Buah pir yang sudah matang harus dikonsumsi dalam waktu sehari atau dua hari.
Biarkan buah pir matang dalam kondisi udara ruangan. Jika ingin membuatnya cepat matang, sandingkan dengan buah apel. Buah apel melepaskan gas etilen ke udara, yang membuat buah-buahan lain di sekitarnya matang lebih cepat. Untuk mendapatkan efek antioksidan terbaik, konsumsi pir ketika ia berada dalam kondisi paling matang. Karena kulitnya sangat tipis, berhati-hatilah jika akan membawa buah pir untuk dimakan di lain tempat.
RESEP: Bubur Ayam Pir

Bubur ini termasuk bubur halus/saring untuk bayi usia 7-9 bulan. Rasanya gurih dan manis dari ayam dan buah pir.
Bahan:
- 50 gr daging ayam
- 40 gr nasi merah/putih
- 1/4 buah pir
Cara membuat:
- Kukus ayam hingga matang kemudian cincang halus.
- Potong kotak-kotak buah pir lalu kukus sebentar.
- Masukkan semua bahan kedalam blender, blender hingga halus.
- Sajikan.
Referensi:
http://female.kompas.com/read/2009/11/21/08095624/manisnya.manfaat.buah.pir
http://khasiatbuah.com/buah-pir.htm
http://www.resepmasakanayam.com/Resep-Ayam/bubur-ayam-pir.html













alek sakera berkata,
November 4, 2011 @ 7:49 am
berguna bagi yg ingin hidup sehat